Daftar contoh Capital Expenditure (CapEx) yang relevan untuk skala UMKM, yaitu:
1. Perangkat Teknologi & Kantor
Laptop atau Komputer: Untuk admin toko, desain grafis, atau kebutuhan akuntansi.
Printer & Scanner: Untuk mencetak resi pengiriman atau label harga.
Sistem Kasir (POS): Pembelian perangkat keras mesin kasir dan lisensi software permanen.
2. Peralatan Toko
Rak & Etalase: Rak gondola untuk memajang barang atau etalase kaca.
Lemari Pendingin (Chiller/Freezer): Jika nantinya menjual produk makanan atau minuman segar.
Timbangan Digital: Untuk menimbang berat produk (misal: pakan kucing atau bahan lainnya).
3. Kendaraan & Logistik
Motor atau Mobil Box: Kendaraan yang dibeli khusus untuk pengiriman barang (delivery) ke pelanggan.
Palet & Troli: Alat bantu angkut barang di gudang agar lebih efisien.
4. Pengembangan Lokasi & Fasilitas
Renovasi Ruko/Kios: Biaya memperbaiki lantai, pengecatan awal, atau pemasangan partisi sebelum toko dibuka.
Pemasangan AC & CCTV: Investasi untuk kenyamanan pelanggan dan keamanan aset toko.
Pembuatan Papan Nama/Neon Box: Sebagai identitas fisik toko di lokasi.
5. Aset Tak Berwujud (Intangible Assets)
Pendaftaran Merek: Biaya legalitas untuk mendaftarkan merek ke DJKI.
Pembuatan Website/Apps: Biaya pembuatan platform e-commerce khusus yang digunakan dalam jangka panjang.
Catatan: Barang-barang diatas bisa dikelompokkan ke dalam Kelompok Aset Tetap Pajak (Kelompok 1 atau 2) untuk menentukan tarif penyusutannya di laporan pajak tahunan nanti.
No comments:
Post a Comment