Perbedaan antara Capital Expenditure (CapEx) dan Working Capital seringkali membingungkan karena keduanya melibatkan pengeluaran uang.
Namun, kuncinya terletak pada tujuan dan jangka waktu manfaatnya. Singkatnya: CapEx adalah investasi untuk masa depan, sedangkan Working Capital adalah biaya untuk saat ini.
Perbandingan Utama
1. Capital Expenditure (CapEx)
CapEx adalah pengeluaran besar yang memberikan manfaat selama bertahun-tahun. Karena harganya mahal dan manfaatnya lama, biaya ini tidak langsung dikurangi dari pendapatan dalam satu tahun pajak, melainkan melalui proses penyusutan.
Analogi: Membeli sebuah truk baru untuk jasa pengiriman. Truk tersebut akan berguna selama 5-10 tahun.
Karakteristik: Bersifat strategis dan biasanya membutuhkan persetujuan manajemen tingkat atas karena risikonya besar.
2. Working Capital Funds
Ini adalah dana cair yang berputar terus-menerus. Modal kerja bukan tentang memiliki gedung, tapi tentang memiliki cukup uang untuk membeli bahan baku yang akan diubah menjadi produk, dijual, dan kembali menjadi uang tunai.
Analogi: Membeli bensin untuk truk, membayar gaji sopir, dan membeli suku cadang rutin.
Karakteristik: Sangat dinamis dan berfluktuasi tergantung pada siklus penjualan perusahaan.
Hubungan Keduanya
Meskipun berbeda, keduanya saling berkaitan. Jika Anda melakukan CapEx dengan membangun pabrik baru, maka secara otomatis Anda akan membutuhkan Working Capital yang lebih besar untuk membeli lebih banyak bahan baku dan membayar lebih banyak karyawan untuk mengoperasikan pabrik tersebut.
No comments:
Post a Comment