Monday, December 29, 2025

Capital Gain

 

Capital gain adalah keuntungan yang kita peroleh saat menjual suatu aset investasi dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga saat kita membelinya.


Berikut adalah rincian lengkap untuk membantu kita memahaminya:


1. Rumus Dasar Capital Gain

Untuk menghitungnya, kita cukup menggunakan selisih harga jual dan beli:

Capital Gain = (Harga Jual - Harga Beli) x Jumlah Unit


Catatan: Jika harga jual justru lebih rendah dari harga beli, selisih tersebut dinamakan Capital Loss (kerugian modal).


2. Jenis-Jenis Capital Gain

Berdasarkan status penjualannya, capital gain dibagi menjadi dua:

  • Realized Gain (Sudah Terealisasi): Keuntungan yang didapat saat aset sudah dijual dan uangnya sudah kita terima.

  • Unrealized Gain (Belum Terealisasi): Keuntungan yang masih berupa angka di atas kertas karena nilai aset naik, tetapi kita belum menjual aset tersebut.


Berdasarkan jangka waktunya:

  • Jangka Pendek: Keuntungan dari aset yang dimiliki kurang dari satu tahun (contoh: trading saham harian).

  • Jangka Panjang: Keuntungan dari aset yang disimpan lebih dari satu tahun (contoh: investasi emas atau properti).


3. Perbedaan Capital Gain vs Dividen

Banyak investor pemula sering tertukar antara keduanya, terutama dalam instrumen saham:


Fitur

Capital Gain

Dividen

Sumber

Selisih harga jual vs beli di pasar.

Pembagian laba bersih perusahaan.

Sifat

Aktif (harus ada transaksi jual beli).

Pasif (didapat selama memegang saham).

Waktu

Kapan saja saat aset dijual.

Berkala (biasanya setahun sekali).

Keputusan

Sepenuhnya di tangan investor.

Ditentukan oleh hasil RUPS perusahaan.


4. Contoh Sederhana

Misalkan si A membeli 100 lembar saham perusahaan A seharga Rp1.000 per lembar. Total modal si A adalah Rp100.000.


Satu tahun kemudian, si A menjual seluruh saham tersebut saat harganya naik menjadi Rp1.500 per lembar.

  • Total Penjualan: Rp150.000

  • Total Modal: Rp100.000

  • Capital Gain si A: Rp50.000


HUBUNGAN CAPITAL GAIN DENGAN BID DAN ASK

Dalam dunia investasi, Bid dan Ask adalah "pintu masuk dan keluar" yang menentukan seberapa besar Capital Gain bersih yang sebenarnya kita dapatkan.

Berikut adalah penjelasan mengenai hubungan keduanya:


1. Hubungan Definisi

Saat kita ingin menghitung Capital Gain, kita harus menggunakan harga di mana transaksi benar-benar terjadi, bukan sekadar harga terakhir (Last Price) yang muncul di layar.

  • Beli (Entry): Untuk mendapatkan aset segera, kita membeli di harga Ask (harga terendah yang diminta penjual).

  • Jual (Exit): Untuk menjual aset segera, kita menjual di harga Bid (harga tertinggi yang ditawarkan pembeli).

Rumus Realistis:

Capital Gain = Harga Bid (Saat Jual) - Harga Ask (Saat Beli)


2. Peran Bid-Ask Spread sebagai "Biaya"

Selisih antara Ask dan Bid disebut Spread. Spread ini bertindak sebagai hambatan awal untuk mendapatkan Capital Gain.

  • Hambatan Keuntungan: Begitu kita membeli saham di harga Ask, kita langsung berada dalam posisi "rugi" secara angka (unrealized loss) sebesar selisih Spread tersebut. Kita baru akan mendapatkan Capital Gain jika harga Bid naik melampaui harga Ask saat kita beli dulu.

  • Contoh:

    • Harga Saham X: Bid Rp1.000 | Ask Rp1.020 (Spread = Rp20).

    • Si B beli di harga Ask (Rp1.020).

    • Jika semenit kemudian Si B ingin menjualnya kembali, Si B hanya bisa menjual di harga Bid (Rp1.000).

    • Si B mengalami Capital Loss Rp20 meski harga pasar belum bergerak.


3. Likuiditas dan Potensi Capital Gain

Hubungan ini sangat krusial dalam memilih aset:

  • Spread Tipis (Saham Likuid): Memudahkan kita meraih Capital Gain karena harga hanya perlu naik sedikit untuk menutupi selisih harga beli.

  • Spread Lebar (Saham Tidak Likuid): Menyulitkan Capital Gain. Meskipun harga "terakhir" naik, jika tidak ada pembeli di harga tinggi (Bid rendah), kita akan kesulitan merealisasikan keuntungan kita.


Perbandingan Visual

Aksi

Posisi Harga

Dampak pada Capital Gain

Membeli

Mengambil harga Ask

Modal awal menjadi lebih tinggi dari harga Bid saat itu.

Menjual

Mengambil harga Bid

Keuntungan yang diterima adalah harga penawaran beli tertinggi di pasar.

Spread Melebar

Selisih jauh

Memangkas margin keuntungan (Capital Gain berkurang).

Spread Menyempit

Selisih tipis

Memaksimalkan Capital Gain bersih bagi investor.


No comments:

Post a Comment